Dewasa ini kecerdasan buatan (Artificial Intellegence) berkembang pesat. Hampir pada setiap alat yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia sudah dilengkapi dengan perangkat yang menggunakan kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan buatan alat yang dibuat bisa lebih optimal dalam menyelesaikan tugasnya. Alat-alat tersebut mampu berkerja secara otomatis, sehingga sangat membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Di bidang teknik, penggunaan kecerdasan buatan banyak dipakai untuk analisis peramalan. Teknik yang sering digunakan adalah teknik jaringan saraf tiruan (JST). Di bidang energi misalnya teknik JST ini telah sukses dimanfaatkan untuk memprediksi penggunaan energi dan mengurangi beban biaya produksi energi (Pandjaitan, 2000). Selain itu aplikasi jaringan saraf tiruan untuk prediksi kebisingan di auditorium juga telah dilakukan untuk mencapai kondisi kenyamanan yang diinginkan (Yuniarti,2005). Kecerdasan buatan juga dipakai dalam sistem pengaturan misalnya pengaturan putaran motor dengan menggunakan fuzzy logic (Resmana dkk,1999), pengaturan suhu dan kelembaban dengan menggunakan fuzzy logic (Darjat, 2008).
Kecerdasan buatan meliputi Seaching, Reasoning, Planning, dan Learning. Masing-masing dari keempat tipe itu berbeda-beda dalam fungsinya walaupun bisa saling menggantikan. Dalam penelitian ini hanya akan dipakai salah satu dari keempatnya yaitu Reasoning. Fuzzy logic adalah salah satu sistem kecerdasan buatan tipe reasoning. Di antara sistem kontrol cerdas yang berkembang pesat, sistem kontrol fuzzy termasuk dalam sistem kontrol cerdas yang semakin populer. Metode pengendalian dengan logika fuzzy mempunyai kelebihan dibandingkan dengan jenis pengendalian lainnya, diantaranya adalah tidak diperlukannya model matematik yang eksplisit dari sistem yang dikendali dan algoritma pengendaliannya sangat sederhana (Rohmanuddin ,1997). Fuzzy logic pertama kali dikenalkan oleh Lotfi Zadeh, seorang profesor di University of California di Berkeley.
Fuzzy logic sudah banyak diaplikasikan dibidang teknik diantaranya pada mesin cuci, kamera yang bisa memfokuskan secara otomatis, kontrol sistem transmisi pada mobil dengan model terbaru, sistem pendaratan otomatis untuk kapal terbang, kontrol helikopter otomatis, sistem AC otomatis, kontrol motor sinkron, dll.
Salah satu kelebihan fuzzy logic adalah memiliki kemampuan untuk mengakomodasi informasi linguistik dan numerik dari suatu sistem. Kemampuan ini dapat digunakan untuk mengatasi masalah nonlinieritas yang sulit diatasi oleh pengontrol linier biasa, yaitu dengan mendeskripsikannya dalam sejumlah aturan linguistik atau pengetahuan tentang struktur masukan-keluaran (Astrid , 2005). Sehingga fuzzy logic sangat sesuai untuk pengontrolan pengering gabah radisi inframerah yang bisa digunakan untuk mengatur suhu dan kelembaban di mesin pengering gabah.
terima kasih atas infonya..
kunjungi juga http://elektro.unand.ac.id
terima kasih
http://doichwana.blogspot.com